Sabtu, 27 Juni 2015

Kasih Mengalahkan Perbedaan

Masalah akhir-akhir ini yang sangat memprihatinkan adalah adanya jurang pemisah antara sesama manusia, seperti si kaya dengan si miskin, si pintar dengan si bodoh, atau perbedaan-perbedaan lainnya.

Karena apabila kamu sudah memandang sesamamu hanya dari memandang muka seperti tingkat ekonominya atau tingkat pendidikannya. Berarti kamu termasuk orang yang sangat hina. Karena bukan kita semua sama di mata Tuhan, tanpa ada perbedaan diantara satu dengan yang lain.

Sebab seharusnya engkau tahu bahwa dengan ada perbedaan kita dapat membuat hidup kita menjadi berwarna. Sebab KASIH mengajarkan kita untuk mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan segenap akal budimu dan Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Tapi bagi Tuhan, kehormatanmu dan kemuliaan dapat membuat Tuhan cemburu. Sebab segala kehormatan dan kemuliaan adalah hanya milik Tuhan. Ingat karena dalam Tuhan, segala kehormatan dan kemuliaanmu itu tidak berlaku.

Sukar mengalahkan diri sendiri adalah momok yang paling sukar untuk dihadapi oleh manusia. Tetapi bagi Tuhan itu tidak menjadi masalah. Karena Tuhan hanya ingin kita tidak membedakan sesama kita melainkan mengasihi dan melayani mereka. Karena dengan kita beriman dengan Kristus maka kita akan menjaga keseimbangan diantara kita. 

Perbedaan yang paling mencolok adalah perbedaan agama yang menjadi momok yang sukar untuk diterima. Tapi apabila Kasih menjadi dasar kita dalam menjalani hidup. Maka itu tidak menjadi masalah yang sulit untuk dijalani dalam kehidupan.

Karena Kasih itu gampang diucapkan tapi susah untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi jangan menjadi tradisi banyak menghapal ayat Alkitab tetapi mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit.

Intinya Kasih itu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak dengan kepura-puraan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar