Dalam blog kali ini, saya membahas tentang betapa besarnya manfaat dari tertawa bagi kita umat manusia.
Untuk mengetahui betapa indahnya dunia ini, saya akan memberikan kunci yang dapat membuka pintu kebahagiaan itu untuk anda.
Kunci yang dimaksud adalah "Tertawalah"
Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.
Kalo mendengar kalimat itu, yang pertama kita ingat adalah legenda lawak Indonesia, Warkop DKI.
Secara ilmiah, memang terbukti bahwa dengan tertawa, kita dapat menambah panjang umur dan mencegah dari penuaan.
Dengan tertawa, kita dapat mengurangi segala penat yang ada dalam pikiran yang selalu mengganggu.
Karena sebagian orang, tidak pernah menikmati atau mensyukurinya sehingga untuk tertawa lepas saya mereka jaim.
Akibat kejaiman itu, mereka menjadi menyimpan semua yang ada dihati mereka sampai membatu.
Sehingga ketika disekelilinginya tertawa, mereka tetap konsisten dengan sikap mereka yang jaim.
Karena kalo mereka sadari, sewaktu kita tertawa karena sebuah gurauan, maka pada waktu yang sama kita juga mengasah otak kanan kita. Dimana kita tahu bawa otak kanan itu adalah otak yang mengatur untuk sikap bersyukur.
Karena dengan tertawa, kita sudah mengurangi kerasnya detak jantung akibat stres, meningkatkan daya tahan tubuh dan melancarkan peredaran darah.
Selain itu, tertawa kerap juga berhubungan dengan meningkatkan daya imajinasi, meningkatkan rasa empati dan keramahtamahan yang semua bermanfaat bagi kita dan orang-orang disekitar kita.
Sebagai contoh orang yang termasuk tipe Sanguinis akan lebih kuat daya humornya dibandingkan orang yang tipe melankolis. Itu disebabkan oleh, bagaimana orang pada kedua tipe tersebut memposisikan tertawa dan humor dalam kehidupannya.
Tetapi ingat, gurauan dan tertawa itu harus juga dilakukan dengan cermat dan melihat situasi dan kondisi. Sebagai contoh, bayangkan anda bersenda gurau dan tertawa terbahak-bahak di sebuah pemakaman. Pasti semua mata akan tertuju kepada anda. Karena ada dianggap tidak menghargai dan yang paling parah anda dianggap orang gila.
Saran saya bagi anda yang jarang tertawa, "cobalah bergurau dengan diri anda sendiri dan mulailah mencoba untuk tertawa" Bahkan, sesekali anda boleh meniru anak kecil, karena dengan meniru anak kecil, kita dapat menikmati hidup menjadi manusia yang tanpa beban, berpikiran lurus dan selalu bersikap positif.
Intinya, tertawa, ya tertawa. Karena tertawa itu tidak perlu pakai sebab. Sejatinya, itulah yang terbaik. Karena bukankah kegembiraan itu tanpa syarat? Dan yang mesti kita pahami bahwa hanya kebahagiaan yang bersyarat. Serta tidak lupa juga bersyukurlah kepada Tuhan. Karena Dia-lah yang telah mendesain manusia sedemikian rupa, sehingga tertawa itu menular lebih cepat dari menguap. (wkwkwkwk)
Oleh karena itu, mulai sekarang jalanilah hidup anda dengan tertawa dan bekali diri anda dengan sifat humoris, agar hidup anda lebih berarti dan mempunyai makna.
Cukup sekian dulu pembahasan tentang tertawanya.
Sudahlah, jangan malu-malu. Temani saya tertawa kali ini.
Toh saya juga ga akan ngetawain anda. Hehehe...wkwkwk....
Untuk mengetahui betapa indahnya dunia ini, saya akan memberikan kunci yang dapat membuka pintu kebahagiaan itu untuk anda.
Kunci yang dimaksud adalah "Tertawalah"
Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.
Kalo mendengar kalimat itu, yang pertama kita ingat adalah legenda lawak Indonesia, Warkop DKI.
Secara ilmiah, memang terbukti bahwa dengan tertawa, kita dapat menambah panjang umur dan mencegah dari penuaan.
Dengan tertawa, kita dapat mengurangi segala penat yang ada dalam pikiran yang selalu mengganggu.
Karena sebagian orang, tidak pernah menikmati atau mensyukurinya sehingga untuk tertawa lepas saya mereka jaim.
Akibat kejaiman itu, mereka menjadi menyimpan semua yang ada dihati mereka sampai membatu.
Sehingga ketika disekelilinginya tertawa, mereka tetap konsisten dengan sikap mereka yang jaim.
Karena kalo mereka sadari, sewaktu kita tertawa karena sebuah gurauan, maka pada waktu yang sama kita juga mengasah otak kanan kita. Dimana kita tahu bawa otak kanan itu adalah otak yang mengatur untuk sikap bersyukur.
Karena dengan tertawa, kita sudah mengurangi kerasnya detak jantung akibat stres, meningkatkan daya tahan tubuh dan melancarkan peredaran darah.
Selain itu, tertawa kerap juga berhubungan dengan meningkatkan daya imajinasi, meningkatkan rasa empati dan keramahtamahan yang semua bermanfaat bagi kita dan orang-orang disekitar kita.
Sebagai contoh orang yang termasuk tipe Sanguinis akan lebih kuat daya humornya dibandingkan orang yang tipe melankolis. Itu disebabkan oleh, bagaimana orang pada kedua tipe tersebut memposisikan tertawa dan humor dalam kehidupannya.
Tetapi ingat, gurauan dan tertawa itu harus juga dilakukan dengan cermat dan melihat situasi dan kondisi. Sebagai contoh, bayangkan anda bersenda gurau dan tertawa terbahak-bahak di sebuah pemakaman. Pasti semua mata akan tertuju kepada anda. Karena ada dianggap tidak menghargai dan yang paling parah anda dianggap orang gila.
Saran saya bagi anda yang jarang tertawa, "cobalah bergurau dengan diri anda sendiri dan mulailah mencoba untuk tertawa" Bahkan, sesekali anda boleh meniru anak kecil, karena dengan meniru anak kecil, kita dapat menikmati hidup menjadi manusia yang tanpa beban, berpikiran lurus dan selalu bersikap positif.
Intinya, tertawa, ya tertawa. Karena tertawa itu tidak perlu pakai sebab. Sejatinya, itulah yang terbaik. Karena bukankah kegembiraan itu tanpa syarat? Dan yang mesti kita pahami bahwa hanya kebahagiaan yang bersyarat. Serta tidak lupa juga bersyukurlah kepada Tuhan. Karena Dia-lah yang telah mendesain manusia sedemikian rupa, sehingga tertawa itu menular lebih cepat dari menguap. (wkwkwkwk)
Oleh karena itu, mulai sekarang jalanilah hidup anda dengan tertawa dan bekali diri anda dengan sifat humoris, agar hidup anda lebih berarti dan mempunyai makna.
Cukup sekian dulu pembahasan tentang tertawanya.
Sudahlah, jangan malu-malu. Temani saya tertawa kali ini.
Toh saya juga ga akan ngetawain anda. Hehehe...wkwkwk....

